Tingkatkan Pengetahuan Spesies, Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UKI Lakukan Praktikum Lapangan di Taman Margasatwa Ragunan

Daniel Tanamal Avatar

 

Rendahnya pengetahuan usia muda terhadap spesies terutama hewan menjadi keprihatinan bersama. Rendahnya pengetahuan ini berdampak pada hilangnya biodiversitas karena kesadaran untuk menjaga biodiversitas juga mulai menurun. Mata kuliah Sistematika Hewan pada Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UKI menjadi salah satu mata kuliah yang mendukung pemahaman dan kesadaran mahasiswa terhadap hilangnya biodiversitas. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan praktikum lapangan ke lokasi yang berkaitan dengan biodiversitas. Maka dari itu mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UKI lakukan praktikum lapangan di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, pada tanggal 28 Oktober 2023.

Taman Margasatwa Ragunan merupakan tempat konservasi ex-situ yang menyajikan berbagai spesies hewan dan juga ada beberapa tanaman. Kondisi ini menjadi tempat yang ideal bagi mahasiswa untuk belajar tentang sistematika hewan. Mata kuliah ini bertujuan mengidentifikasi spesies berdasarkan klasifikasi termasuk hubungan kekerabatannya. Mahasiswa diminta untuk mengamati dan mengidentifikasi spesies hewan yang ada di kebun binatang ragunan.

Kegiatan dilakukan secara berkelompok dengan menggunakan model pembelarajan Project-based learning. Akhir dari perkuliahan ini adalah siswa diminta menyajikan produk berupa video pembelajaran. Video pembelajaran atau educational video adalah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi pengetahuan yang berisi grafis baik visual dan audio. Video pembelajaran menjadi alternatif media pembelajaran apabila lokasi mahasiswa atau siswa jauh dari tempat konservasi, seperti kebun binatang. Menurut mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP UKI, Dian Pirma selaku panitia praktikum lapangan mengatakan bahwa kegiatan ini dapat menambah wawasan mereka dengan melihat dan mengamati langsung perilaku hewan.

Ezra Angela (mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP UKI) mengutarakan kegiatan ini membuka pengetahuan karena dapat menerapkan langsung teori yang didapatkan di kelas dengan membandingkannya pada obyek yang asli.

Fajar Adinugraha, selaku dosen pengampu mengatakan bahwa ke depannya, pembelajaran praktikum lapangan perlu diperluas lagi jangkauannya bukan hanya di kebun binatang tetapi tempat konservasi lainnya. “Video sebagai akhir produk pembelajaran juga perlu disebarluaskan untuk pendalaman materi di kuliah atau sekolah,” harapnya.

“Peningkatan pemahaman spesies ini merupakan langkah awal untuk mencegah hilangnya biodiversitas. Ini juga turut mewujudkan SDGs tujuan nomor 15, tentang biodiversitas dan kehidupan di darat,” ujar Fajar Adinugraha.

redaksi_tricitramedia Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *