,

Harus Terus Bersuara Sekalipun Sayup-sayup

Argopandoyo Avatar

Jakarta, TriCitra Media – Para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Indonesia Damai untuk ke tujuh kalinya berjumpa lewat acara halal bihalal yang diselenggarakan di aula Keuskupan Katedral Jakarta Pusat, pada Hari Sabtu tanggal 4 Mei 2024. Seruan FID berperan kritis sebagai kekuatan peyeimbang terhadap pemerintah baru datang dari Pimpinan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Budi S. Tanuwibowo. “Kita harus terus bersuara sekalipun sayup-sayup,” begitu kata Budi mengingatkan. Sekalipun mungkin tak terdengar, kata Budi, bila suara ini tetap konsisten akan terasa juga. Menurutnya Budi kondisi saat ini dirasa tidak baik baik saja, “Ada orang yang menyuarakan soal etika, namun ketika ditilik lebih dalam orang tersebut juga tak beretika,” demikian ungkapnya.

Menurut Budi agar bisa terus bersuara, tradisi pertemuan semacam ini hendaknya terus dilanjutkan. Karena bagaimanapun, menurutnya, pemerintahan yang ada memerlukan penyeimbang. Selain Budi, tampak hadir Sohibul Hajat, Kyai Marsudi Syuhud dari MUI, Pemimpin Spiritual Nusantara Sri Eko Sriyanto Galgendu, Romo Antonius Suyadi, dari Komisi HAAK KAJ, Pendeta Gomar Gultom Ketua Umum PGI, Budi S. Tanuwibowo, Ketua Matakin, Engkus Ruswana Ketua MLKI, Wisnu Bawa Tenaya PH. PHDI, Drs.Piandi Ketua Permabudhi, Azisoko FPID, dan Kardinal Ignatius Suharyo sebagai tuan rumah. Sri Eko Sriyanto Galgendu, Tokoh Spiritual Nusantara mengatakan bahwa pertemuan yang ke 7 mengandung arti ada harapan dengan satu tujuan. Eko mengingatkan bahwa pemilik umat itu para pemimpin agama.

Hematnya, saat ini Eko melihat bahwa yang terjadi pemimpin agama justru dipimpin politik, padahal yang punya umat pemimpin agama, istilahnya komisarisnya di mana tugasnya mengarahkan sehingga jika ada pemimpin politik yang pernah berjanji, maka pemimpin agama berhak menagih janji tersebut. Tokoh agama juga harus memberikan kerangka dan arah. Maka jelas moral dan etika itu menjadi tanggung jawab pemimpin agama bukan pemimpin politik. Maka ketika saat ini terjadi puing-puing persoalan termasuk etika dan moral tokoh agama bertangguyng jawab untuk menata kembali, tandas Eko. Sedangkan Piandi dari Permabudi, bahwa pertemuan ini tidak suatu kebetulan, sehingga jangan kuatir tinggal bagaimana menasehsti umat. Menurut Piandi Prabowo seorang negarawan dan yakin di bawah kepemiminannya Indonesia akan maju ke depan sehingga Indonesia emas akan tercapai. Karena sudah terbukti sekalipun dengan penduduk yang sekian juta namun negara tetap bisa aman.

redaksi_tricitramedia Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *