• Home
  • NEWS
  • Tempat Ibadah bukan Tempat Berpolitik atau Berkampanye

Tempat Ibadah bukan Tempat Berpolitik atau Berkampanye

Image

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung mengatakan, bahwa dalam masyarakat Kristen di Indonesia, terkait berkampanye di rumah ibadah, masing-masing sinode gereja yang mengatur hal itu. “Karena sinode-sinode itu pasti tahu siapa yang akan berkhotbah,” begitu kata Jeane dalam jumpa pers pada Acara Pagelaran Moderasi Beragama pada haru Senin tanggal 16 Oktober 2023 yang lalu.

Dan untuk larangan berkampanye dalam rumah ibadah, masih kata Jean, Menteri Agama telah menyampaikan terkait larangan tersebut. Jeane juga menghimbau untuk tidak berkampanye di dalam rumah ibadah, “karena itu tempat ibadah, bukan tempat berpolitik atau berkampanye,” tegas Jeane mengingatkan. Seraya mengatakan bahwa aturan tersebut juga sebagai upaya pemerintah dalam mendorong tolerasi, empati, dan kerukunan terhadap perbedaan agama yang selalu menjadi perdebatan.

Penanaman nilai itu dimulai dari diri kita sendiri dan dimulai sejak dini. Meski tahun politik menjadi salah satu ajang yang dapat menimbulkan perpecahan akibat perbedaan “jagoan”, “Namun dengan moderasi beragama ini tetap memberikan kesadaran keberagaman itu indah dan tidak perlu diperdebatkan,” begitu Jeane memaparkan.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Read

Subscribe for Newsletter

No scam. Join weekly newsletter to get weekly update.

RUAT BMPTKKI Motivasi Dosen Raih Lektor Kepala dan Guru Besar
Pasar Murah Gereja POMMADI di Kawi-Kawi Jakarta Hanya Bandrol Harga Rp. 5000 sampai 50.000
Ketum GAMKI Minta Walikota Medan Cabut Surat Edaran Terkait Pedagang Daging Babi
GKP Jabar Tahbiskan Empat Vikaris Sebagai Pendeta
Respons Cepat Kemendikdasmen Tangani Bencana di SMPN 48 Sa Ate, NTT

KEEP CONNECTED

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips and new photos. Let's stay updated!