• Home
  • FAITH
  • Komunitas Guru Katolik Dukung Program Pendidikan Bermutu untuk Semua

Komunitas Guru Katolik Dukung Program Pendidikan Bermutu untuk Semua

Image

Jakarta, TriCitra Media – Guru bukan hanya agen pembelajaran, melainkan agen peradaban berkelanjutan bangsa. Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat menjadi pembicara kunci di acara Sarasehan Guru Katolik se-Jakarta Barat yang mengusung tema “Peran Guru Dalam Mempersiapkan Masa Depan Peserta Didik”, di Jakarta, Sabtu (6/9).
 
“Pendidikan di Indonesia bukan sekadar soal transfer pengetahuan, melainkan transformasi yang membangun karakter dan memperkuat interaksi sosial antar umat beragama,” ungkap Menteri Mu’ti di hadapan kurang lebih 400 peserta yang merupakan guru Katolik dari sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tersebar di Jakarta Barat.
 
Abdul Mu’ti turut menambahkan bahwa peran guru sebagai agen peradaban bangsa diharapkan dapat mendampingi siswa mengembangkan kemampuan kritis, empati, dan sopan santun yang sulit dipelajari secara mandiri.
 
“Terkait hal tersebut, saat ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menyelesaikan pelatihan terhadap guru mata pelajaran Bimbingan Konseling (BK) dan sedang berlangsung pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk guru. Tak ketinggalan, Kemendikdasmen juga menyasar guru non-mata pelajaran BK untuk dilatih agar mendapatkan pemahaman tentang Bimbingan Konseling, sehingga setiap guru diharapkan memiliki kemampuan dasar dalam memberikan bimbingan yang bermakna,” urai Menteri Mu’ti.
 
Pada kesempatan yang sama, Kepala Paroki Tomang Gereja Maria Bunda Karmel, Romo Agustinus Suryadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Mu’ti yang hadir memberikan pesan serta semangat kepada guru Katolik di wilayah Jakarta Barat. “Kami meyakini bahwa penguatan karakter tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, kami siap mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemerintah demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua,” tutur Romo Agustinus.
 
Perwakilan peserta juga membagikan testimoni tentang acara sarasehan. “Saya merasa mendapat kehormatan diundang sebagai peserta. Sebagai informasi, pada tanggal 30 Juni sd 4 Juli 2025, saya telah mendapatkan pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Lewat pelatihan tersebut saya dapat lebih memahami cara menciptakan strategi pembelajaran yang menarik serta kontekstual untuk mengajak murid berpikir kritis,” ungkap Yolenta Ngura, guru kelas pada SDS Santo Kristoforus I, Grogol, Jakarta Barat.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Read

Subscribe for Newsletter

No scam. Join weekly newsletter to get weekly update.

RUAT BMPTKKI Motivasi Dosen Raih Lektor Kepala dan Guru Besar
Pasar Murah Gereja POMMADI di Kawi-Kawi Jakarta Hanya Bandrol Harga Rp. 5000 sampai 50.000
Ketum GAMKI Minta Walikota Medan Cabut Surat Edaran Terkait Pedagang Daging Babi
GKP Jabar Tahbiskan Empat Vikaris Sebagai Pendeta
Respons Cepat Kemendikdasmen Tangani Bencana di SMPN 48 Sa Ate, NTT

KEEP CONNECTED

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips and new photos. Let's stay updated!