Guntur Romli : Kembalikan Politik ke Khittahnya

Jakarta, tricitramedia – Aktivis muda Nahdatul Ulama (NU) yang terkenal gigih memperjuangkan toleransi dan kebhinekaan, H.Muhamad Guntur Romli akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia politik dengan mengajukan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) melalui Partai Solideritas Indonesia (PSI). hal itu ditandai dengan kedatangan Guntur mendaftarkan diri ke kantor pusat PSI, jalan Wahid Hasyim Nomor 146, Jakarta, Selasa (12/09/2017).
 
Guntur mengaku mau terjun ke politik karena teringat nasehat tokoh yang menjadi panutannya Alm. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang mengatakan bahwa politik itu adalah pekerjaan mulia karena memperjuangkan kepentingan orang banyak. “Kalau saya ditanya kenapa mau terjun ke politik?, karena saya ingin mengembalikan politik kepada khittahnya, pada dasar dan habitatnya, yakni memperjuangkan kepentingan orang banyak,” kata suami dari Nong Darol Mahmada yang juga seorang aktivis pergerakan ini di ruang Wahid Hasym (baru saja dikukuhkan), kantor DPP PSI, Selasa (12/09/2017) siang.
 
Menurut putera dari pimpinan Pondok Pesantren Darul Aitam Arromli, Jangkar, Situbondo, KH Achmad Zaini Romli ini politik itu akan menjadi baik selama berada di tangan orang baik. Sebaliknya, politik akan menjadi buruk bahkan bencana jika jatuh di tangan politisi busuk. Ia mengaku ingin berpolitik secara bersih dan benar. “Politik saat ini dianggap kotor karena Politisinya melakukan trik dan intrik kotor, menghalalkan segala macam cara hanya untuk memperoleh kursi kekuasaan. Politik harusnya mendatangkan kemaslahatan bagi orang banyak lewat kebijakannya,” tutur lulusan Fakultas Ushuluddin, jurusan Aqidah Falsafah, Universitas Al-azhar, Cairo, Mesir, yang dikenal sebagai aktivis keislaman dan kebudayaan ini.
 
Selain Ayah-Ibu dan isteri beserta saudara-saudara keluarga besarnya, turut hadir menghantarkan Guntur mendaftar sebagai caleg ke kantor DPP PSI; Pdt, Albertus Patty dan Romo Setyo Wicaksono (sahabat Guntur di aktivis lintas agama), Gusdurian dan para aktivis lainnya. Senada dengan Guntur, Pdt.Albertus Patty dalam wejangannya kepada Guntur mengatakan bahwa politik itu suci, tetapi akan menjadi dungu dan membelenggu bila berada di tangan oknum yang hanya mementingkan diri dan kelompoknya saja. “Saya yakin dengan komitmen Guntur. Ada 2 hal yang saya ketahui tentang bro Guntur yakni jujur dan berani mati untuk memperjuangkan kebenaran,” ungkapnya. “dia juga cerdas. Sudah banyak buku yang dia tulis,” tambah Patty.
 
Sementara itu, menurut Ketua Umum DPP PSI, Grace Natalie, Guntur yang selama ini sebenarnya sudah melakukan kerja-kerja politik melalui jalur Kultural, dinilai sebagai sosok anak muda yang akan menambah bobot PSI sebagai ‘Rumah’ bagi mereka yang ingin berjuang menjadikan Indonesia menjadi lebih baik melalui jalur politik. “Saya juga mengajak anak-anak muda yang punya potensi, yang selama ini diam untuk bangkit berjuang bersama PSI menjadikan Indonesia lebih baik,” tegas Grace yang melebelkan partainya sebagai partai orang muda ini. Partainya, kata Grace, tidak ragu menerima Guntur karena mengetahui pasti kredibilitas, komitmen perjuangan dan karakter Guntur. “Guntur adalah sosok muda yang progresif, setia pada nilai-nilai toleransi dan keberagaman, jujur dan gigih dalam memperjuangkan kebenaran serta lahir dari komunitas islam sangat terhormat yaitu NU,” ungkapnya.

Free Joomla! template by L.THEME