PICF 2017, BPK PENABUR Bangun Karakter Bangsa Lewat Seni

Jakarta, Tricitramedia – Didasari kerinduan turut mendidik dan membangun karakter anak bangsa, BPK PENABUR Jakarta menggelar Festival Paduan Suara (Fespas) bertajuk PENABUR Internasional Choir Festival (PICF) 2017. Fespas yang digelar sejak hari Selasa hingga Sabtu (5-9 September 2017) tersebut mengusung tema “Berpadu Suara, Bersatu Hati, Membangun Karakter Anak Bangsa”.
“Lewat seni, khususnya paduan suara (Choir), dibangun mentalitas, kehalusan budi luhur dan edukasi kepada generasi muda. Ini juga sebagai peran serta kita membangun karakter anak bangsa,” kata Artistic Director PICF 2017, Tommyanto Kandisaputra saat jumpa Pers di Sekolah BPK Penabur Internasional Kelapa Gading, jalan Boulevard Bukit Gading, Jakarta Utara, Selasa (05/09/2017) sore. Menurutnya, Fespas PENABUR 2017 ini diakui oleh dunia sebagai festival choir kelas internasional karena memiliki standar penilaian internasional dan dengan dewan juri yang berkelas internasional.
 
“Kriteria penilaiannya yakni; intonasi, kualitas vocal, ketaatan patitur, harmonisasi musik dengan vocal dan artistik. Penilaian dewan juri juga disesuaikan dengan tingkat kesulitan lagu yang dinyanyikan peserta. Semua penilaian juri poin per poin bisa langsung dilihat hasilnya oleh peserta” paparnya. Lebih jauh dijelaskan Tommy, Fespas PICF ini  tidak memakai konsep paduan suara konvensional (kaku dan kuno) tetapi lebih kreatif, fleksibel, ekspresif dan ada kreografinya. Dalam festival ini tidak ada penentuan juara 1, 2 dan 3 karena tingkat prestasi peserta dilihat dari seberapa banyak medali yang diperoleh. “Jadi penampilan peserta tidak harus berdiri berjejer rapi berdasarkan pengelompokan jenis suaranya.
 
Peserta bisa berada dimana saja, bahkan di luar panggung dan suara alto atau tenor misalnya bisa berada diposisi mana saja, tidak harus di kanan atau kiri. Tidak ada peserta yang tidak juara karena mereka semua diberi penghargaan berupa medali perak atau emas di tiap teknik penilaian, misalnya untuk kualitas vocal dapat perak sementara untuk harmonisasi dapat medali emas,” jelasnya. Selain itu, lanjut Tommy, tidak ada pembatasan jumlah personil dalam satu grup choir. “Tidak ada kata tidak fair dalam festival ini karena grup peserta choir anak-anak diadu melawan peserta choir dewasa,” tambahnya.
 
Sementara itu, Ketua BPK PENABUR Jakarta, Adi Lazuardi, S.H yang juga hadir dalam konpres tersebut mengatakan bahwa kegiatan Fespas PENABUR sedah berjalan sejak Tahun 2013 dan dijadwalkan digelar 2 tahun sekali pada tahun ganjil. Pada tahun ini, Fespas Penabur digelar dari hasil kerjasama dengan Bandung Choral Society (BCS) yang telah memiliki reputasi internasional penyelenggaraan festival paduan suara kelas dunia. “PICF 2017 adalah Fespas Penabur yang ketiga kalinya,” tambahnya. Sesuai dengan keinginan BPK Penabur Jakarta, dilihat dari jumlah peserta, kategori, standar pelaksanaan dan kualitas dewan juri, sudah sepantasnya pagelaran PICF 2017 merupakan barometer bagi penyelenggaraan paduan suara sekolah di Indonesia.
 
“Bukan sekedar ikut lomba, para peserta juga dapat clinic (pelatihan teknik) dari para juri. Peserta dalam PICF ini terlebihdahulu diseleksi, dimana para calon peserta mengirimkan rekaman lagunya dalam bentuk CD kepada panitia untuk dinilai kepatutannya menjadi peserta lomba,” ungkapnya.
PICF 2017 diikuti oleh 131 tim paduan suara dengan total personil 4.923 orang dari 16 provinsi di Indonesia dan 2 tim dari negara Malaysia dan Philipina. Dewan juri PICF berasal dari berbagai mancanegara yang sangat kompoten di bidangnya. Dijelaskan Adi, PICF 2017 digelar di tiga tempat yakni di; Sekolah BPK Penabur Internasional Kelapa Gading, gereja GKI Kayu Putih dan Kompleks PENABUR Harapan Indah.
 
Ada 2 kategori peserta dalam festival ini yakni; kategori sekolah dan umum. Untuk kelompok sekolah terdiri dari; kategori Kindergarten, Primary School, Junior High School dan Senior High School. Sedangkan untuk kelompok umum ada kategori Mixed Youth Choir, Folklore, Gospel and Spiritual dan Musica Sacra.
Menurut Adi, kegiatan PICF 2017 ini mendapat dukungan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemprov DKI Jakarta, dan Pemkot Jakarta Utara. Perwakilan dari lembaga pemerintahan tersebut hadir saat Opening Cermony PICF 2017 digelar di audiotorium  sekolah BPK Penabur Internasional Kelapa Gading, Selasa (05/09/2017) malam. 

Free Joomla! template by L.THEME